BERITATentang MAN SUMENEP

Pembelajaran Yang Berguna

MANSAS Feat LTM NU Sumenep, Hadirkan Kecerian Gelaran Pondok Ramadan 1444 H

MAN Sumenep – Madaniyah – Pondok Ramadan 1444 H yang diselenggarakan Madrasah Aliyah Negeri Sumenep bekerja sama dengan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) badan otonom Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumenep. Menghadirkan keceriaan dan khidmat rangkaian acara Pondok Ramadan 1444 H (27-29/03/2023). Peserta Pondok Ramadan 1444 H merupakan seluruh peserta didik kelas XII dimulai hari Senin sampai Rabu. Sedangkan kelas X dan XI akan diadakan setelah kelas XII melaksanakan Assesment Madrasah. Bertempat di aula yang menjadi satu dengan halaman masjid Ar-Rasyidi. Dalam sambutannya Kyai Zubairi Karim Wakil Ketua PCNU Sumenep menuturkan, “Kegiatan ini tidak hanya sebagai pintu gerbang Bulan Ramadan, melainkan juga di luar itu LTM NU hadir memfasilitasi pelatihan salat sempurna dan pemulasaran jenazah, agar nanti anak didik di MAN Sumenep memiliki kemampuan yang berguna di masyarakat.” Ujarnya. Menyerap ilmu pelatihan salat sempurna dan pemulasaran jenazah sangatlah penting, karena nantinya akan diterapkan ketika ada keluarga, sanak saudara atau tetangga tempat dimana kita berinteraksi di masyarakat.


Kepala Madrasah Aliyah Negeri Sumenep H. Hairuddin, S.Pd., MM.Pd. menambahkan “Terima kasih atas kesediaan LTM NU salah satu banom PC. NU Sumenep yang telah memfasilitasi pelatihan skill yang saat ini langka di masyarakat, yaitu kemampuan salat sempurna, memandikan, mengkafani, mensalati, dan mengubur jenazah. Kegiatan ini sangat berguna bagi anak didik kami di MAN Sumenep.” Tuturnya. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep H. Chaironi Hidayat, S.Ag., MM. Menegaskan dan membuka secara resmi acara pelatihan mengungkapkan, “Allah SWT itu pencemburu jika urusan salat, maka dari itu, ketika penyampaian materi nanti tentang salat yang sempurna, perhatikan dengan seksama. Dan juga LTM NU di materi berikutnya akan memberikan pembekalan cara merawat jenazah. Mari kita buka acara ini dengan lantunan doa bersama, Al-Fatihah.” Ungkapnya.
Pada hari pertama materi disampaikan oleh Ustadz Muhammad Idris tentang Tahsin Qiro’ah yang bertujuan dalam menjaga lidah dari kesalahan ketika membaca Al-Quran. Memasuki hari kedua pada Hari Selasa (27/03/2023). Ustadz Mohammad Ali Mawardi memberikan materi pelatihan salat sempurna dengan menggunakan pendekatan interaktif, dan sesekali diselingi joke-joke segar ala aswaja dan disambut tawa meriah semua peserta yang hadir. Pelatihan tata cara salat sempurna ini menuntun untuk bagaimana bacaan dan posisi anggota badan dalam salat yang benar serta fasih sesuai dengan tuntunan bacaan Al Quran yang benar. Instruktur tidak hanya menyampaikan teori saja, melainkan juga mempraktikkan langsung bagaimana cara berwudhu’, bertayammum, memperbaiki bacaan dalam salat, serta bagaimana mempraktikkan gerakan-gerakan sempurna dalam salat. Para peserta dilibatkan langsung dalam praktik tersebut guna mencapai pemahaman yang baik.


Hari Rabu (29/03/2023) merupakan hari ketiga pelatihan dengan materi yang disampaikan oleh Ustadz Qumri Rahman. Pada kegiatan ini para peserta akan dibimbing bagaimana cara mengurus jenazah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, mulai dari memandikan jenazah, praktek mengkafani dan mensalatkan jenazah. Pelatihan ini bersifat aplikatif karena setelah teori langsung dilanjutkan praktek bagaimana mengurus jenazah dengan alat peraga yang telah disiapkan. LTMNU Sumenep beserta jajarannya banyak memberi bekal ilmu yang bermanfaat. Terutama semua pemateri mampu menunjukkan metode pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan, sehingga penyampaian teori dan praktik Tahsin Qiroah, sholat sempurna, dan pemulasaran jenazah dapat dipahami dengan baik oleh semua peserta yang hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *