BERITATentang MAN SUMENEP

Tuntunan Yang Menghibur

JAKSA GOES TO SCHOOL MAN SUMENEP

MAN Sumenep – Madaniyah – Edukasi tentang hukum menjadi perhatian khusus bagi Kejaksaan Negeri Sumenep (Kajari). Menjadi program utama untuk menekankan arti penting hukum bagi pelajar. Bertempat di Gedung Workshop Ketrampilan MAN Sumenep, Rabu (21/6/2023). Acara berlangsung meriah karena madrasah menghadirkan suguhan hiburan Drumb Band, musik Instruman Band dan seni tari kreasi siswa siswi MAN Sumenep. Tarian tradisonal Budaya khas Sumenep menyuguhkan sambutan dan simbolis pengalungan  Bunga Melati kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumenep. Acara berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan lantunan lagu kreatifitas musik Instruman Band MAN Sumenep untuk membantu mengemas acara tuntunan yang menghibur ini. Acara disiarkan secara langsung dengan tagline “Jaksa Goes To School MAN Sumenep” melalui saluran channel youtube RRI Sumenep NET.

Kemeriahan acara makin bermakna karena dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo, SH., MH, didampingi Kasi Intel Moch. Indra Subrata, SH., M.H. Jaksa Fungsional, Nur Fajriyah, SH., M.H. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep DR. H. Chaironi Hidayat, S.Ag., MM. Kepala MAN Sumenep H. Hairuddin, S.Pd., M.M.Pd.  serta segenap jajaran dewan guru. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Sumenep, di sela kesempatan pidatonya mengatakan menyambut dengan senang hati kedatangan Kajari  Sumenep yang tentunya akan memberi bekal ilmu pengetahuan tentang hukum, “Terima kasih atas perhatiannya, adanya program kegiatan JMS di MAN Sumenep akan banyak memberi pencerahan hukum bagi kami, terutama anak-anakku siswa siswi madrasah perhatikan dengan seksama agar mudah menerima materi dan pentingnya hukum bagi generasi muda,” ujarnya. Kepala madrasah kelahiran Pamekasan ini juga menyampaikan bahwa MAN Sumenep merupakan satu-satunya madrasah unggulan yang tengah menerapkan SKS atau Sistem Kredit Semester. Madrasah unggulan yang menerapkan tiga program, diantaranya Riset, keagamaan, SKS. Nilai tambah menempuh pendidikan di MAN Sumenep ialah peserta didik dibekali ketrampilan program operator komputer, desain grafis, tata busana, tata rias, tahfdzul qur’an, qiro’atil qutub, penguasaan Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan berbagai pembekalan soft skill yang dikemas dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Ditambahkan juga oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten  Sumenep DR. H. Chaironi Hidayat, S.Ag., MM. Merupakan kerhormatan karena MAN Sumenep berkesempatan turut menyukseskan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), “Hadirin, perlu diketahui bahwa Bapak Kajari Trimo ialah salah satu Kajari langka di Indonesia, karena beliau ini istiqomah puasa Senin-Kamis, terima kasih juga kepada Kepala LPP RRI Sumenep, Dra. Agustini., M.Sos. datang bersama kru, turut memberikan bekal bermanfaat tentang pemahaman hukum, agar bisa dan mampu menjaga diri dari segala bentuk yang bertentangan dengan hukum itu sendiri dan tidak tersesat,” ungkapnya. Dengan memahami hukum akan memudahkan interaksi dengan masyarakat luas, taat kepada sesuatu yang telah diwajibkan adalah merupakan hak yang harus dijalankan, termasuk pula dengan hukum.

Acara inti berlanjut pada penyampaian materi hukum tentang degradasi moral. Bersama Kejari Sumenep Trimo S.H. Materi Dibuka Oleh Bapak Trimo, S.H., M.H.  Selaku Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, dengan tema “Selamatkan Perempuan dan Anak Dari Degradasi Moral”. “Degradasi adalah lunturnya atau menurunnya nilai-nilai moral, maka dari itu perlu kita jaga anak muda sebagai generasi penerus bangsa untuk menghindari narkotika, pergaulan bebas, tawuran,  dan pergaulan bebas……,” jelasnya. Pergaulan hidup remaja dalam kehidupan sehari-hari perlu mendapat pengawasan dari orang tua, guru di madrasah, dan lembaga terkait agar generasi muda tidak terjebak dan terjerumus pada perilaku yang merugikan.

 

 

 

#DK

 

Dokumentasi Kegiatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *